Organization Communication-Teori Organisasi Klasik
Teori Organisasi
Teori Organisasi adalah jaringan yang menghubungkan komunikasi antar anggota di dalam sebuah organisasi. Teori organisasi dibagi menjadi 3 yaitu, teori klasik, teori hubungan manusia, dan teori sistem social.
- Teori Klasik
Teori klasik organisasi berkaitan dengan desain dan struktur dari sebuah organisasi bukan dengan orang yang terlibat dalam organisasi tersebut. Mula-mula teori ini berkembang dari teori saintifik manajemen yaitu menekankan bahwa seorang pekerja akan bekerja semaksimal mungkin dengan termotivasi oleh uang, sebagai kebutuhan yang utama.
Dua tokoh yang berpengaruh pada teori klasik adalah Henry Fayol dan Max Weber.
Prinsip-prinsip manajemen Henry Fayol:
1. Pembagian kerja
2. Otoritas dan tanggung jawab
3. Disiplin
4. Kesatuan Perintah (satu pemimpin)
5. Kesatuan arah (satu tujuan)
6. Mementingkan kepentingan organisasi diatas kepentingan pribadi
7. Pembayaran yang sesuai/ adil
8. Sentralisasi/ terpusat
9. Rantai komando/perintah
10. Perintah (setiap orang memiliki posisinya masing-masing)
11. Keadilan/ kejujuran
12. Kedudukan jabatan tiap personnel yang stabil
13. Inisiatif
14. Memiliki rasa kebersamaan
Sedangkan Max Weber lebih menekankan pentingnya birokrasi atau struktur hirarki dalam kelangsungan sebuah organisasi. Karakteristik hirarki yang dimaksud adalah sbb:
- Penyelesaian tugas berdasarkan persetujuan atau peraturan yang berlaku.
- Pembagian kerja per divisi dan tiap divisi memiliki seorang pemimpin.
- Memiliki prinsip hirarki ( antara atasan dan bawahan)
4. Memiliki aturan yang jelas dalam setiap divisi
5. Pemisahan alat produksi antara staf administrasi dengan Pemilik
- Pemisahan barang pribadi dengan perlengkapan organisasi
- Sumber daya bebas dari pengaruh luar
- Sebuah struktur dimana tidak ada tindakan monopoli antar sesama personnel.
- Semua tindakan administrasi,peraturan, dan kebijakan harus ditetapkan secara tertulis.
Keith Davis menyatakan anggota dari organisasi birokrasi akan bertahan lama selama ia menaati peraturan yang ada dan tidak mengacau.
Ia juga menyimpulkan 4 kunci dari birokrasi yaitu, spesialisasi pekerjaan yang tinggi, otoritas hirarki yang kaku, aturan dan control yang terperinci, dan impersonality.
Definisi organisasi formal menurut Scott adalah sebuah sistem dari aktivitas yang terkoordinasi dari sekelompok manusia yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu dibawah kekuasaan pemimpin. Scott menyimpulkan empat kunci komponen dari teori klasik yaitu; 1. pembagian kerja, dimana sebuah organisasi membagi pekerja atas fungsi, jenis pekerjaan dan tanggung jawabnya masing-masing, 2. hirarki proses fungsional, dimana dalam sebuah organisasi terdapat tingkat-tingkat pekerja sesuai fungsinya, 3. struktur, ada 2 macam struktur, line dan staf. Line adalah garis perintah dari atasan kepada bawahan sedangkan staf adalah orang/ pekerja yang menjalankan garis komando ini, 4. pengawasan yang ketat, yang dilakukan pemimpin per divisinya agar proses produksi berjalan dengan lancar.