Reporter- Interview Renata Tirta
Rahasia Sukses Kak Renata
Renata Tirta Kurniawan, siapa sih yang gak kenal kakak yang satu ini, aktif, cantik, dan berprestasi. Setiap STIKOM LSPR menggelar acara-acara besar pasti ada kak Renata. Yuk kita kenal lebih dekat Cici Renata,panggilan akrabnya di kampus.
Kakak yang jago nge-MC ini ternyata telah memulai karier presenternya sejak kelas 4 SD membawakan acara “Panggung Prestasi Anak” di TPI. Dengan dukungan sang mama, akhirnya Kak Renata melebarkan sayapnya di dunia presenter. Ratusan acara pernah ia bawakan, dari MC pernikahan sampai pernah dikontrak menjadi MC Nestle dan manggung sampai ke luar-luar pulau Jawa. Mungkin bagi teman-teman yang zaman dulu suka nonton Kring-Kring Olala di TPI pasti gak asing lagi dengan Kak Renata. Padahal ia mengaku pertama masuk STIKOM- London School Public Relations tahun 2002 sebagai mahasiswi Mass Communication Batch VI, ia berpenampilan biasa dan cenderung pendiam. Tapi bagaimana bisa ia menjadi mahasiswi yang aktif dan percaya diri seperti sekarang. Yuk, kita simak rahasia hidup Kak Renata yang menjadi sukses seperti sekarang. Siapa tahu kita belajar sesuatu dan bisa mendapat inspirasi.
Awalnya ia ikut Choir club karena berkaitan dengan hobinya yang suka menyanyi, lalu dari situ ia coba-coba ikut audisi London School Teatro tahun 2003, Grease. Ternyata ia terpilih sebagai Sandy main cast dalam Grease padahal saat itu ia baru Semester 1. Hebatnya lagi tahun 2004, ia terpilih menjadi main cast dalam AIDA berperan sebagai Amnerist dan yang menjadikan ia bangga foto Amnerist dipajang di beberapa tempat, salah satunya di Mobil Teatro. Tahun berikutnya, 2005 ia dipercayakan sebagai Production Manager teater Chicago. Baru pada January 2006 kakak yang lahir tanggal 4 Februari 1983 ini diminta langsung oleh Ibu Prita Kemal Gani,MBA,MCIPR,APR(UK) untuk bergabung di LSPR sebagai Project Officer.
Menjadi Project Officer suatu kebanggan bagi Kak Renata, karena bekerja tetap sebelum lulus adalah cita-citanya. Kebanggan disini bukan dinilai dari materi semata tetapi hal ini membuktikan dirinya sudah siap menjadi pekerja professional dan sudah mampu menghadapi dunia persaingan kerja. Tapi bekerja sebagai staff di sini, tidak selalu mulus karena pasti ada tantangan yang siap menunggu didepan seperti berhadapan dengan banyak orang yang berbeda karakter dan harus berkomitmen dengan waktu. Tapi dari tantangan yang muncul setiap saat ia pun punya kesempatan untuk belajar dan memetik hikmah dari pengalaman yang ia dapat.
Kakak yang menjadi Program Director saat Anniversary STIKOM London School of Public Relations ke-16 ini berpesan “ kita harus aktif mengetahui kemampuan dan mengeksplor bakat yang kita punya. Jangan sia-siakan waktu 4 tahun kuliah ini untuk main ke Mall atau langsung pulang ke rumah mendingan kita ikut club selain menambah wawasan sebelum kerja, kita juga bisa mengenal teman-teman lebih banyak dan saling share knowledge.” Tentu saja menjadi Kak Renata yang sekarang ini salah satunya adalah berkat aktif dalam club di LSPR. Ia pernah aktif di Club Choir, Radio, dan Teatro. Dari situ ia mengenal banyak teman dan menjadi orang yang lebih terbuka. “Ikut club pengaruhnya besar, melakukan pekerjaan yang sesuai hobi itu sangat menyenangkan.” Katanya meyakinkan.
Kakak yang ramah dalam menjawab pertanyaan ini punya serangkai kata untuk Anniversary LSPR ke-16, “Semoga STIKOM LSPR bisa mempertahankan posisinya yang baik yang dikenal dan dipercaya karena kualitasnya. Di tahun-tahun mendatang semoga LSPR lebih maju mengembangkan eksistensinya dan bisa mendunia.” Amin! Pastinya kita sebagai warga LSPR akan bangga jika LSPR dikenal mendunia. Happy Birthday STIKOM LSPR!!! (Cindy)